5 Langkah Membangun Personal Branding

Sebagai seorang pebisnis, menemui client sudah pasti sangat sering dilakukan bukan? mempersiapkan diri dengan penampilan terbaik tak akan cukup untuk untuk memberikan kesan profesional bagi calon customer. Menjaga attitude juga sangat penting untuk menghindari pandangan negatif dari calon customer kita. Maka dari itu personal branding sama pentingnya dengan strategi pemasaran.

Hal ini karena penampilan mempengaruhi bagaimana orang lain menakar profesionalitas kita. Meskipun memang tidak semua dinilai melalui penampilan. Namun berbicara soal personal branding bukan hanya berkutat soal penampilan semata. Attitude dan tanggung jawab mengerjakan tugas juga sebagian dari personal branding yang harus kita perhatikan.

Personal branding tidak hanya penting bagi dunia bisnis, ia juga amat penting di pelbagai bidang, mulai dari politik hingga entertaiment juga memerlukan personal branding. Menggunakan personal branding juga dapat mengantarkan anda pada kesuksesan. Karena personal branding bisa jadi ciri khas anda di untuk dikenal oleh banyak orang. Tanpa ciri khas anda akan terlihat sama dengan kompetitor anda. Sedang di dalam pasar yang kian gemah gempita, menjadi berbeda adalah satu-satunya cara untuk bertahan.

Personal branding sendiri adalah manifestasi dari kualitas-kualitas yang diasosiasikan pada seseorang. Misalkan orang bisa menilai kita tidak profesional, tidak bertanggung jawab, karismatik sampai profesional itu karena sikap yang kita bentuk dari nilai diri yang berusaha kita tawarkan pada khalayak. Dengan personal branding orang lain bisa menilai kita, bagaimana kita menghadapi permasalahan yang ada. Personal branding seperti cermin ekspektasi orang lain terhadap pribadi kita.

Lalu bagaimana sebaiknya kita memulai membangun personal branding? Apa langkah-langkah yang bisa kita ambil untuk mewujudkan hal tersebut? Dalam membentuk personal branding ada hal-hal yang harus kita perhatikan sebelumnya. Baik dari sisi eksternal maupun internal. Apa sajakah kiat tersebut? Mari kita simak beberapa tips untuk membentuk personal branding anda.

  • Tujuan

Tahap pertama yang harus anda lakukan untuk membangun personal branding adalah tujuan dari personal branding itu sendiri. Tentukan tujuan anda agar apa yang anda bangun tidak menjadi sia-sia. Dengan begitu anda juga bisa membawa diri, dan melihat mangsa pasar anda pribadi.

Anda harus tahu, apa yang ingin anda dapatkan dari pembangunan personal branding tersebut? Penentuan tujuan pastilah harus tepat dan spesifik. Misal, anda ingin menjadi influencer perempuan, ahli sosiologi, konsultan bisnis ternama atau hal lainnya. Semua hal itu sangat bisa anda lakukan asalkan anda tepat menentukan tujuan dari personal branding tersebut.

  • Riset dan tes market

Jika anda sudah berhasil menentukan tujuan anda membangun citra diri, tahap selanjutnya yang perlu anda pikirkan yakni, bagaimana anda ingin dikenal oleh orang lain. Ada banyak cara untuk merepresentasikan diri pada khalayak, semua itu bergantung pada tujuan citra diri dibangun. Kita tak boleh serta merta menyusun strategi, apa bila tujuan dari citra diri saja nihil.

Apakah anda ingin dikenal sebagai orang yang tangkas, pintar, lemot, atau berkharismatik? Anda membutuhkan riset yang pas terhadap diri anda sendiri, tentang bagaimana anda sebenarnya dan seperti apa anda yang dikenal masyarakat luas.

Sebagai contoh mari kita tengok salah satu figur yang tak pernah melepaskan personal brandingnya sebagai chef dengan keahlian tinggi, berkharismatik, tegas dan bertatto. Saya yakin para pembaca pasti sudah bisa menebak siapa sosok tersebut. Ya, chef Juna. Chef Juna adalah salah satu figur yang bisa anda tiru dalam penerapan personal branding. Konsistensi beliau juga sangat baik. Sudah ada gambaran?

  • Tentukan personal branding yang anda inginkan

Menentukan jalan agar dikenal oleh orang lain memang susah-susah gampang. Anda harus melakukan riset dan uji coba pada diri anda sendiri. Jalan yang anda pilih juga tak boleh lepas dari jati diri anda sebagai manusia. Anda harus mempertahankan sifat asli yang anda miliki. Hanya saja anda perlu memoles beberapa hal yang kiranya kurang pas dikonsumsi oleh publik

Jika anda seorang news anchor atau pembaca berita di televisi, sudah barang tentu anda akan menyusun citra diri sedemikian rupa, agar terlihat tegas dan berwawasan luas. Dengan jalan demikian tentu, anda tak akan tinggal diam. Menambah wawasan dan informasi adalah suatu keharusan. menjaga sikap di depan umum juga merupakan salah satu upaya yang harus di perhatikan.

  • Menjaga konsistensi

Ketika personal branding anda sudah terbentuk sedemikian rupa, dan anda sudah mencapai target pasar yang anda inginkan, sudah pasti hal yang lebih berat dari memulai yakni menjaga konsistensi citra diri. Menjaga konsistenti adalah tugas yang harus anda emban setiap hari. Dalam citra diri, konsistensi merupakan takaran khusus yang bisa menentukan keberhasilan anda dalam membangun citra diri.

Dengan menjaga konsistensi personal branding anda, dijamin anda akan segera memetik hasilnya. Sebagai contoh, siapa yang tak mengenal tukul arwana. Tukul adalah seorang pembawa acara yang humoris, dengan gayanya yang khas, juga gerak tangan tertawanya yang tak akan mudah kita lepaskan dari ingatan. Itu semua telah menjadi trade mark yang ia dapatkan dari konsistensi citra diri yang ia bangun.

  • Attitude menentukan segalanya

Ketika personal branding anda sudah terbentuk dan anda melakukannya dengan konsisten maka yang paling utama diantara semuanya yakni attitude. Sikap sopan santun kita akan menjadi penilaian paling dasar seseorang  mengenal kita. Attitude adalah gerbang utama personal branding anda. mau sebagus apapun personal branding yang anda bentuk, jika anda tak memiliki sikap sopan santun yang baik, maka sirnalah semua usaha anda.

Perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. Itulah kunci utama sikap sopan santun tercipta. Karena anda tak pernah tahu dari tangan mana keberuntungan akan dititipkan oleh Tuhan.

Nah itu tadi adalah beberapa langkah yang bisa anda praktikan untuk membangun citra diri. Semua langkah tersebut bisa diaplikasikan pada jenjang karir mana pun. Mulai dari bisnis hingga profil politik atau entertaiment. Semoga bermanfaat.  

5 Langkah Membangun Personal Branding

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top