Brand Ambassador Perlu Gak Sih?

endorse-instagram

Menggunakan ambassador untuk mencapai target market suatu produk memang bukan hal yang istimewa lagi. Brand ambassador memang satu dari sekian banyak trick yang bisa digunakan untuk mencapai target marketing anda melalui soft selling ala branding. Mulai dari artis, komedian hingga model ternama sering kita lihat berada dalam iklan produk atau jasa tertentu.

Ini dikarenakan brand ambassador memang sudah memiliki massa sendiri, dan ia adalah sosok yang pas untuk mewakili produk atau jasa milik perusahaan tersebut.

Tentu memilih brand ambassador bukanlah hal yang mudah, rekam jejak artis atau model tersebut juga harus dipertimbangkan agar relatable dengan produk yang ingin anda pasarkan.

Jangan sampai pemilihan brand ambasador hanya berdasarkan dengan jumlah fans yang berlimpah dan sedang hits saja. Anda akan gagal membangun citra brand karena hanya melihat satu sisi dari calon brand ambassador.

Terkadang sikap dan sudut pandang dari ambassador tersebut ialah hal yang paling utama dibandingkan dengan ketenaran atau visual outlooknya saja.

Sekarang ini, bukan hanya produk  yang menggunakan ambassador untuk mempercepat pertumbuhan pendapatan perusahaan. Mulai dari jasa expedisi hingga jasa bimbingan belajar online pun sudah menggunakan brand ambassador untuk menyasar segmentasi yang sudah ditentukan oleh pemilik bisnis.

Namun bagaimana cara menentukan brand ambassador dengan tepat agar target market tercapai? Simak uraian berikut ini.

  • Influencer non kontroversial

Influencer adalah seseorang yang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi keputusan pembelian orang lain karena dia memiliki otoritas, pengetahuan atau hubungan yang kuat dengan audiensnya.

Ia memiliki platform dan pengikut yang loyal. Misal, seperti selebgram atau youtuber. Menggunakan marketing influencer baru-baru ini sempat menjadi trend marketing, karena keefektifannya dalam mencapai target market yang ditentukan.

Karena pekerjaan yang cukup menjanjikan sebagai influencer, banyak diantaranya menggunakan sensasi dan kontroversi untuk menjadi influencer. Sebagai pebisnis, anda harus menghindari jenis influencer seperti ini.

Selain menghindari kontroversialnya, anda juga harus mempertibangkan efek samping dari menggunakan jasa influencer kontroversial terhadap produk anda. Karena jika ia terlibat dalam kasus yang lumayan sensitif, produk anda juga akan terancam mendapatkan citra buruk dari influencer tersebut.

  • Mampu representasikan produk atau jasa anda

Memilah ambassador bukan hal yang mudah, ambassador tidak serta merta karena ia terlihat cantik atau berbadan proporsional. Seorang ambassador juga harus memenuhi kriteria-kriteria produk yang anda pasarkan.

Memilih ambassador hanya berdasarkan banyak fans dan visual yang bagus, juga tidak akan mencapai target segmentasi pasar anda.

Misal, salah satu jasa bimbingan belajar online di Indonesia, sebut saja Ruang G*ru. Ia memilih Iqbal ramadhan dan Gita Savitri sebagai brand ambassador mereka. hal ini terjadi karena, kedua tokoh tersebut memenuhi standart segmentasi pasar jasa tersebut.

Usia mereka yang memasuki dewasa madya, cocok dengan massa yang mereka bawa, yakni anak-anak sekolah, atau murid yang akan memasuki perkuliahan. Selain itu kedua ambassador tersebut sangat peduli dengan pendidikan dan gencar dalam mengkampanyekan pentingnya pendidikan bagi kemajuan bangsa. Tepat sasaran bukan?

  • Punya massa
brand-consultant

Tentu influencer marketing adalah strategi yang sangat efektif di revolusi industri 4.0 sekarang ini. Dengan sentuhan internet juga sosial media, bisnis mengalami revolusi, termasuk dalam hal strategi marketing.

Influencer dengan pengikut ribuan menjadi sasaran empuk kita untuk bekerja sama. Tentu dalam hal ini jenis influencer yang disasar yakni influencer dengan massa yang sangat loyal.

Keloyalitasan massa dari influencer itu bisa mempengaruhi tingkat penjualan anda. Massa yang loyal cenderung mengikuti apapun yang dilakukan sang idola. Misalkan sang idola sedang membaca buku, maka fans akan tergugah untuk ikut membaca buku.

Begitu pula dengan merk make up atau tas yang digunakan idola, penggemar akan cenderung ingin memiliki barang yang sama dengan idola mereka tersebut.

  • Professional and good attitude

Ada banyak sekali influencer yang memiliki massa dengan loyalitas tinggi, dan memenuhi kriteria segmentasi pasar anda. namun ada sedikit sekali yang memiliki profesionalitas memadai dan kepribadian yang baik.

Sedang profesionalitas sangatlah mempengaruhi bagaimana anda bekerja sama dengan ambassador tersebut. Akan sangat disayangkan jika ambassador tersebut tidak profesional dalam pekerjaannya bukan?

Tak semua pebisnis juga mengetahui track record calon ambassador tersebut atau bahkan tak memiliki waktu untuk meriset, bagaimana rekam jejak ia ketika bekerja.

Dengan daripada itu anda membutuhkan tim yang sangat ahli, dalam melakukan pekerjaan tersebut. Tak hanya menganalisa atau meriset data calon ambasador, orang yang ahli juga akan memberikan anda saran untuk keberlangsungan branding yang anda targetkan.

Menggunakan brand ambassador memang pilihan tersendiri dari tiap perusahaan. Menggunakan ambassador atau tidak, branding anda harus tetap jalan.

Ambassador adalah jalan lain untuk membangun branding melalui interpretasi sosok. Dengan begitu brand anda jauh lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas.

Brand Ambassador Perlu Gak Sih?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top